LANDASAN TIK UNTUK PEMBELAJARAN JARAK JAUH
PENDAHULUAN
Perkembangan
ilmu pengetahuan dewasa ini terjadi demikian pesat dan memiliki dampak
yang sangat luas, diantaranya semakin terbuka dan
tersebarnya informasi dan pengetahuan dari dan ke seluruh penjuru
dunia menembus batas jarak, tempat, ruang dan waktu. Pengaruhnya pun
meluas ke berbagai bidang kehidupan termasuk bidang pendidikan.
Pendidikan merupakan komunikasi terorganisasi dan
berkelanjutan yang dirancang untuk menumbuhkan kegiatan belajar pada diri
pembelajar(baca : siswa). Pembelajar mampu mengembangkan kemampuannya
untuk mengelola dan mengevaluasi informasi dan pengetahuan untuk
memecahkan masalah masalah yang dihadapi dan ikut aktif serta dalam kehidupan
di dalam masyarakat. Karenanya dibutuhkan proses pembelajaran yang efektif dan
efisien yang dapat dengan cepat menyerap informasi dan pengetahuan
serta teknologi sehingga dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan yang ada.
Pembelajaran
berbasis teknologi informasi dan komunikasi akan berjalan efektif jika peran
pengajar dalam pembelajaran adalah sebagai fasilitator pembelajaran atau
memberikan kemudahan pembelajar untuk belajar bukan hanya sebagai
pemberi informasi. Pengajar memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada
pembelajar untuk mengembangkan cara-cara belajarnya sendiri sesuai
dengan karakteristik yang dimiliki pembelajar.
Peran
pembelajar dalam pembelajaran adalah sebagi pemrogram, yaitu selalu kreatif dan
inofatif menghasilkan berbagai karya inovatif berupa program atau perangkat
keras/lunak yang akan digunakan untuk terlaksananya proses pembelajaran.
Pembelajaran yang dilakukan tidak hanya kegiatan perorangan tetapi juga secara
berkelompok dan kooperatif dengan pembelajar lain.
Memanfaatkan teknologi informasi dan
komunikasi dalam pembelajaran menurut Munir antara lain dengan :
1. Pengajar dan
pembelajar mampu mengakses pada teknologi informasi dan komunikasi.
2. Pengajar
memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan teknologi informasi dan
komunikasi karena pengajar berperan sebagai pembelajar yabg harus belajar terus
menerus sepanjang hayat, tujuannya untuk meningkatkan professional dan
kompetensinya.
3. Tersedia
materi pembelajaran yang berkualitas dan bermakna(meaningful).
Pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi informasi
dan komunikasi dapat dilakukan tidak hanya di ruangan kelas saja
tetapi dapat dilakukan di tempat lain juga yang memungkinkan.
Teknologi informasi dan komunikasi memiliki peran
yang penting dalam kehidupan seseorang sekarang dan di masa yang akan datang,
termasuk dalam bidang pendidikan. Pada perkembangannya telah terjadi
pergeseran dari pembelajaran yang konvensional ke pembelajaran jarak jauh yang
dapat diakses melalui berbagai media seperti komputer, multimedia dan internet
tanpa dibatasi oleh jarak, tempat, ruang dan waktu oleh siapapun yang
memerlukannya.
LATAR BELAKANG PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Melalui
teknologi informasi dan komunikasi , ada suatu peningkatan keterhubungan orang
dalam bidang pendidikan.Lingkungan pendidikan global dipandang dalam beberapa
hal untuk menjadi jawaban terhadap kemiskinan dan permasalahan lain melalui
meningkatnya peluang belajar yang terdistribusi.
Masalahnya
bagaimana pembelajaran jarak jauh mempunyai peran dalam mengembangkan
dan menggambarkan bagaimana teknologi informasi dan
komunikasi bisa mengurangi masalah-masalah ketrerbatasan dalam
kegiatan belajar mengajar.
Perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang
kehidupan masyarakat dunia, menuntut mereka untuk berubah dan
melakukan perubahan-perubahan lainnya. Masyarakat perlu berusaha menjawab dan
memberikan solusi pada kebutuhan manusia yang semakin komplek. Upaya
peningkatan kuantitas, kualitas, rfektifitas, dan
efisiensi pendidikan selalu dikembangkan baik oleh pemerintah,
masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Upaya pengembangan itu dapat
dilakukan melalui berbagai strategi , diantaranya melalui pembelajaran
jarak jauh yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Dalam
bidang pendidikan, teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan untuk
pembelajaran jarak jauh. Pembelajaran jarak jauh menerapkan system yang tidak
berlangsung dalam suatu ruangan kelas, sehingga tidak ada interaksi langsung
secara tatap muka antara pengajar dan pembelajarnya. Interaksi dilakukan dalam
bentuk real time ( waktu nyata) atau areal time(waktu tidak
nyata). Interaksi ini sangat mungkin untuk dilakukan dengan menggunakan
berbagai macam media pembelajaran supaya mudah dijangkau pembelajar dalam
mendapatkan materi pembelajaran atau informasi lainnya.
Pembelajaran
jarak jauh (distance learning) sebagai modeldari pendidikan jarak
jauh (distance education) bukanlah model pembelajaran yang baru. Pada
awalnya dimulai dengan kursus tertulis, kemudian berkembang dalam bentuk
pendidikan tinggi formal berbentuk Universitas Terbuka. Banyaknya orang yang
ingin terus belajar menuntut ilmu tetapi karena keterbatasan waktu, jarak dan
tempat pendidikan, menjadi pendorong terwujudnya universitas terbuka. Untuk itu
dilakukan upaya yang mendukung terwujudnya pembelajaran jarak jauh
dengan mutu layanan yang lebih baik dengan
memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Pada
awal terselenggaranya, pembelajaran jarak jauh oleh masyarakat dianggap sebagai
jenis pendidikan alternatif atau pendidikan kelas dua yang kalah
gengsinya dari pendidikan konvensional yang mengharuskan kehadiran pembelajar.
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang cepat
pemebelajaran jarak jauh diselenggarakan secara online melalui internet.
Pembelajaran jarak jauh secara online mendapat apresiasi yang
tinggi masyarakat bahkan ada yang menganggap lebih begengsi
dibandingkan pendidikan konvensional yang cenderung kurang memanfaatkan
kemajuan teknologi.
MANFAAT PEMBELAJARAN JARAK JAUH
Ada banyak manfaat yang dapat diambil dari
diwujudkannya pembelajaran jarak jauh. Apalagi di jaman kemajuan teknologi
komunikasi dan informasi yang berkembang demikian pesat.
· Mengatasi
Keterbatasan Jarak, Tempat dan Waktu
Pembelajaran jarak jauh dirancang untuk melayani
pembelajar dalam jumlah yang besar dengan latar belakang pendidikan, usia, dan
tempat tinggal yang beragam.Oleh karena itu pembelajaran jarak jauh
memiliki karakteristik atau cirri khas yang berbeda dengan system pendidikan
yang diselenggarakan konvensional secara tatap muka. Karakteristik itu adalah
terpisahnya secara fisik anatara aktifitas pengajar dan pembelajar dan tidak
ada tatap muka secara langsung, sehingga terjadi keterbatasan proses
pembelajaran yang dilakukan dalam bentuk tatap muka. Terpisahnya pengajar dan
pembelajar karena adanya tempat tinggal pembelajar yang jauh dengan
lembaga pendidikan, atau karena tempat tinggalnya dekat dari lembaga pendidikan
namun tidak dapat mengikuti kegiatan pembelajaran secara langsung.
Untuk
mengatasi keterbatasan pembelajaran jarak jauh yang tidak ada tatap mukanya,
maka pembelajaran dilengkapi dengan penggunaan media yang
memungkinkan terjadinya interaksi antara pengajar dan
pembelajar sehingga memungkinkan proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan
efisien. Pengajar dan pembelajar tidak harus bertemu bertatap muka di tempat
yang sama, tetapi dapat dilakukan oleh pembelajar sendiri dalam
menentukan waktu belajarnya, dimana, dan kapan disesuaikan dengan
kecepatan dan gaya belajarnya.Media pembelajaran jarak jauh yang pada awalnya
berupa modul, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi,
muncul media berbantuan computer, audio,video, media noncetak, multi media dan
lain-lain.
· Dapat
Mengikuti Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Secanggih dan semodern apapun sarana dan
prasarana yang dimiliki tidak akan dapat berfungsi secara maksimal tanpa ada
penguasaan yang memadai dari pemakainya. Sumber daya manusia yang berkualitas
merupakan asset yang sangat penting bagi kehidupan. Perbedaan kualitas sumber
daya manusi bisa dilihat dari penguasaan ilmu
pengetahuan, teknologi, dan ketrampilan. Sumber daya manusia yang
berkualitas tinggi dapat menguasai berbagai bidang kehidupan seperti bidan pendidikan,
politik, ekonomi da sebagainya. Sebaliknya sumber daya manusia yang berkualitas
rendah akan menimbulkan ketertinggalan atau terpuruk dalam berbagai
bidang kehidupan. Untuk mencapai tujuan pendidikan agar menciptakan manusia
yang bekualitas tinggi maka proses pendidikan dapat dilakukan dengan
memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan bagian
dari pendidikan, maka perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mempunyai
peran dalam memberikan arah perkembangan perkembangan dunia pendidikan.
Teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana penunjang dari pembelajaran
jarak jauh ini ditandai dengan munculnya berbagai
pembelajaran online, dengan menggunakan fasilitas internet, baik dalampendidikan
formal maupun nnon formal. Hal ini memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk
mengikuti berbagai jenjang pendidikan yang dapat dilaksanakan di
mana saja dan kapan saja.
Fokus perhatian program pembelajaran jarak jauh
harus menekankan pada kebutuhan pembelajaran dari pembelajar dari
pada teknologinya sendiri, meskipun dunia pendidikan tidak bisa dilepaskan dari
teknologi. Teknologi merupakan media, alat, atau sarana saja yang dapat
mendukung terjadinya proses pembelajaran.Faktor lain yang penting dan perlu
dipertimbangkan untuk keberhasilan pembelajaran jarak jauh adalah keadaan
pembelajar itu sendiri seperti usia, kultur, latar berlakang sosio ekonomi,
inters, pengalaman, tingkat pendidikan, dan sebagainya. Disamping itu perlu
diperhatikan pula kemampuan pengajar seperti pengalaman, kreatifitas,
kreatifitas, ketrampilan menggunakan media, interaksi dengan pembelajar, dan
sebagainya.
Teknologi
informasi dan komunikasi akan menghilangkan batasan-batasan jarak, ruang dan
waktu yang membatasai dunia pendidikan, seperti :
a. Pembelajar
dapat dengan mudah mengakses proses pembelajaran dimanapun dia berada.
b. Pembelajar
dapat dengan mudah belajar dari para ahli/pakar, atau nara sumber lainnya di
bidang yang diminatinya.
Dengan bantuan teknologi informasi dan
komunikasi para pembelajar mendapat bantuan berupa informasi lengkap
bagi materi pembelajaran yang sedang atau telah dipelajari. Pemanfaat kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi pada bidang pendidikan dapat menciptakan situasi
belajar yang tidak hanya terikat pada ruangan kelas dengan pengajar di kelas,
melainkan aktifitas belajar pembelajar tidak terikat dengan materi pembelajaran
yang disampaikan pengajar.Pembelajar belajar di tempatnya msing-masing tidak
terikat materi dan waktu. Penilaiannya pun dilakukan sendiri dan pembelajar
mendapat kesempatan untuk melihat sejauh mana kemampuan yang diperolehnya dalam
program perorangan.
Inilah penyebab lahirnya pembelajaran jarak jauh
yang menitik beratkan pada proses belajar mandiri secara aktif berdasarkan
paket belajar(modul) dengan bimbingan tutorial yang diselenggarakan dari jarak
jauh.
· Pemerataan
Kesempatan Memperoleh Pendidikan
Pembelajaran jarak jauh muncul dikarenakan salah
satu penyebabnya sekolah atau perguruan tinggi daya tampungnya sangat terbatas.
Tidak semua anak yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dapat tertampung
karena keterbatasan kapasitas. Jumlah populasi penduduk yang berusia sekolah
tidak mungkin dapat tertampung di sekolah apalagi di perguruan tinggi. Oleh
karena itu sangat tepat melaksanakan pembelajaran jarak jauh online yang
sekaligus memungkinkan untuk memeratakan pendidikan ke seluruh wilayah
Indonesia. Dengan pembelajaran jarak jauh online ini penduduk memanfaatkan
computer dengan membuka internet, sehingga ilmu pengetahuan dan informasi dari
sumber dapat berbagai sumber dapat diperoleh.
Sistem pembelajaran jarak jauh merupakan suatu
alternatif pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan. Tujuan dari
pembangunan sistem ini antara lain menerapkan aplikasi-aplikasi pembelajaran
jarak jauh berbasis web pada situs-situs pembelajaran jarak jauh yang
dikembangkan, karena sistem ini terdiri dari kumpulan aplikasi-aplikasi yang
dapat digunakan sebagai alat bantu dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh.
Sarana penunjang dari pembelajaran jarak
jauh ini adalah teknologi informasi dan komunikasi. Kemunculan
teknologi informasi dan komunikasi pada pembelajaran jarak jauh sangat menunjang
keberhasilan pembelajaran
· Memberikan
Kesempatan Meningkatkan Kemampuan Tingkat Pendidikan
Di Negara-negara yang sedang berkembang tingkat
pendidikan penduduknya masih rendah, bahkan masih terdapat penduduk yang buta
huruf. Banyak cara dan usaha telah dilakukan untuk mengatasinya. UNESCO
meluncurkan kampanye “ Program Asia Pasifik mengenai Pendidikan untuk semua”,
ada juga konferensi dunia tentang “ Pendidikan untuk semua “ yang
diselenggarakan prakarsa gabungan UNESCO, UNICEF dan UNFPA, serta didukung oleh
Bank Dunia.Konferensi tersebut menghasilkan deklarasi tentang
pentingnya pendidikan. Ruang lingkup pendidikan itu meliputi
pendidikan awal, universialisasi penddikan, program pemberantasan buta huruf,
dan pendidikan berkelanjutan serta pendidikan seumur hidup. Hal ini
sesuai dengan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003 yang
menyatakan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk memperoleh pendidikan
dan pemerintah bertanggung jawab terhadp pendidikan warga negaranya.
Saat ini kesempatan diberikan seluas-luasnya pada
seluruh warga negara untuk mengenyam pendidikan melalui pembelajaran jarak
jauh. Warga negara yang belum tersentuh dan mengecap pendidikan yang lebih
tinggi atau pembelajar yang putus sekolah untuk melnjutkan pendidikanna ke
jenjang yang lebih tinggi.
Pembelajaran jarak jauh pun memberi kesempatan
kepada pengajar untuk meningkatkan kemampuan dan potensinya Karena keterbatasan
waktu yang dimiliki atau karena terkendala tempat tinggal yang jauh dari tempat
belajar serta keterbatasan waktu karena mengajar dan bekerja.
Pembelajaran
jarak jauh ini diperlukan sebagai media yang mampu mewadahi kebutuhan,
peningkatan kualitas, kompetensi, dan profesionalisme pengajar tanpa mengganggu
aktifitas pengajar dan tetap menjaga kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Dengan pembelajaran jarak jauh secara online ini pengajar dapat belajar dimana
saja dan kapan saja, dengan biaya dan waktu yang lebih efisien.
KESIMPULAN
Pembelajaran
jarak jauh menjadi salah satu solusi pemecahan masalah pendidikan. Secara
geografis dan sosial ekonomis Indonesia, penerapan pembelajaran jarak jauh
sangat tepat untuk dilaksanakan. Kemajuan ilmu pengetahuan yang dibarengi
kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sangat sulit untuk dapat diikuti
karena berjalan begitu cepat. Untuk mengurangi ketertinggalan tersebut salah
satu satunya dengan pembelajaran jarak jauh.
Kontroversi boleh tidaknya pelaksanaan pembelajaran
jarak jauh tidak akan mampu menyurutkan masyarakat untuk belajar, karena
belajar adalah hak asasi manusia yang akan dilakukan sepanjang hayat.
DAFTAR PUSTAKA
Aristorahadi. 2008. Konsepsi Pendidikan terbuka
dan Jarak Jauh. Hhtp:// aristorahadi. Wordpress. Com.
Munir.2005. Manajemen Kelas Berbasis Teknologi
Informasi. Mimbar Pendidikan XXIV(2). Universitas Pendidikan
Indonesia.
Munir. 2009. Pembelajaran Jarak Jauh. Alfa
Beta. Bandung.
Solaeman, N. & Listyarini. 2006. Sistem
Pengelolaan Pendidikan Tinggi Jajauh. Jakarta. Universitas Terbuka.
Assalamualaikum warohmatullahi warokatuh .....
BalasHapusTerima kasih telah berbagi informasi dan pengetahuan yang cukup menarik. Karena tren Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) ini sudah menjadi bagian dari tuntutan zaman di mana semua proses pembelajaran dan dunia kerja menuju era revolusi industri 4.0.
Untuk itu pentingnya kebutuhan atas TIK (ICT) menjadi alasan penting sebagai landasannya. Berikut hal-hal yang menjadi pertimbangannya yaitu:
1. Globalisasi ekonomi dan informasi
2. Inovasi dalam bidang teknologi, seperti e-money, e-commerce dan lain sebagainya
3. Skill based economy (ekonomi berbasis keterampilan)
4. Skill based social (sosial berbasis keterampilan)
5. Escalating demand for education
Demikian tanggapan dari saya dan terima kasih.
Terima kasih mba Aditha amoorea yang atas tanggàpannya yang menyatakan bahwa karya ini sangat bermanfaat untuk kita semua. Semoga saya bisa terus berkaya kedepannya.
Hapus